Pages

Labels

Kamis, 08 November 2012

jenis-jenis kentut

jenis-jenis kentut berdasarkan profesi:

#1. Kentut Koruptor
Terserah orangnya jelek kayak gayus timbunan ataupun cantik kayak angelina sondakh, kentut orang ini dijamin sangat bau. Soalnya makanan yang disuplai ke perut buncitnya berasal dari hasil korupsi. Tidak hanya itu, koruptor memiliki sifat yang kurang terpuji, dia suka mengambil jatah kentut orang lain. Misalnya, suka mengambil bau kentut orang lain meskipun itu bukan bau kentutnya.

#2. Kentut Sopir Pete-Pete
Kentut orang ini terkadang kencang terkadang tiba-tiba berhenti tanpa isyarat lampu sein (weser) seperti ada yang mampet. Sifat ini diadaptasi dari gaya berkendara sopir yang kadang kencang tapi tiba-tiba berhenti jika melihat penumpang atau hendak menurunkan penumpang.

#3. Kentut Tukang Becak
Kentut tukang becak begitu penuh dengan peluh dan suaranya seperti bunyi yang kejepit. Kondisi ini terjadi karena tukang becak, ketika mengayuh becaknya membutuhkan energi yang luar biasa, demikian juga dengan usahanya untuk mengeluarkan kentut yang terkadang kejepit karena dilakukan sambil mengayuh becak.

#4. Kentut Presiden
Kentut Presiden itu (katanya) dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat!

#5. Kentut Dokter
Kentut dokter dapat dikeluarkan kapan saja dan di mana saja, karena kata dokter, menahan kentut itu tidak baik untuk kesehatan.

#6. Kentut Tentara
Kentut tentara memiliki bunyi yang khas, kurang lebih sepert ini:
"Tetetetetetetetet...Tetetetetetetetet...Tetetetetetetetet", seperti bunyi senjata otomotatis.

Atau jika dibutuhkan dapat seperti ini:
"Tuuuuuuuuuuut..Duarrrrrr", seperti bunyi basoka atau misil yang ditembakkan.

Baunya pun bau mesiu.

#7. Kentut DJ
Kentut DJ sangat khusus, mampu membuat pendengarnya ikut bergoyang. Ini dikarenakan DJ memiliki kemampuan untuk melakukan mixing nada kentutnya menjadi alunan nada yang memancing untuk bergoyang.

#8. Kentut Tukang Parkir
Kentut Tukang Parkir memiliki bunyi kentut yang tidak kalah khas dengan jenis kentut yang lain. Bunyinya kurang lebih seperti ini:
"Priiiiitttttttttttttttttt!!!!", seperti bunyi sumpritan

Lebih lengkapnya.., seperti ini:
"Priiiiitttttttttttttttttt!!!!, seribu...", tetap seperti bunyi sumpritan hanya saja lengkap dengan tarif.

Baunya pun standar-standar aja...

#9. Kentut Polisi
Kentut Polisi memiliki bunyi yang rada mirip dengan kentut Tukang Parkir, hanya kelasnya saja yang beda. Bunyi kentut Polisi itu lebih istimewa, kurang lebih seperti ini:
"Priiiiitttttttttttttttttt!!!!", masih sama seperti bunyi sumpritan tukang parkir kan??

Nah, istimewanya ada disini:
"Priiiiitttttttttttttttttt!!!!, limapuluhribu...", iya kentut Polisi itu jauh lebih mahal dari kentut Tukang Parkir.

Baunya juga standar, toh Polisi juga manusia...

#10. Kentut Wakil Rakyat
Kentut wakil rakyat adalah kentut yang sangat eksklusif, kurang lebih mirip-mirip kentut presiden lah..
Kentut wakil rakyat itu (katanya) mewakili aspirasi seluruh rakyat dari sabang sampai merauke, makanya eksklusif dan mahal.., kira-kira dihargai Rp 6 juta per meter (lho bukannya ini harga per meter gorden gedung DPR??!)
Bunyi kentut wakil rakyat itu kurang lebih seperti ini:
"ZZzzzZZZ...ZZzzzZZZ...ZZzzzZZZ..." seperti bunyi orang tidur, mungkin karena kerja wakil rakyat cuma tidur ya...?

Tak jarang seperti ini seperti ini:
"Kurrrrr..hoooo...kurrrr..hoooo...kurrrr..hoooo.." seperti bunyi orang mendengkur, ini karena rapatnya kelamaan..jadi tidurnya juga lama sampai mendengkur.

Lumayanlah..., mewakili tidur rakyat yang tidak bisa tidur karena tengah malam perutnya merengek mau diisi makan karena lapar atau karena hujan menetes ke dalam rumah karena atap bocor atau tak beratap sama sekali...

Demikian dulu ya jenis-jenis kentut berdasarkan profesi, semoga dapat menggugah nurani kita.

Rabu, 07 November 2012

Sejarah Persib Bandung

Sejarah

Sebelum bernama Persib Bandung, di Kota Bandung berdiri Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) pada sekitar tahun 1923. BIVB ini merupakan salah satu organisasi perjuangan kaum nasionalis pada masa itu. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Mr. Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yakni R. Atot.
Atot pulalah yang tercatat sebagai Komisaris Daerah Jawa Barat yang pertama. BIVB memanfaatkan lapangan Tegallega di depan tribun pacuan kuda. Tim BIVB ini beberapa kali mengadakan pertandingan di luar kota seperti Yogyakarta dan Jatinegara, Jakarta.
Pada tanggal 19 April 1930, BIVB bersama dengan VIJ Jakarta, SIVB (sekarang Persebaya), MIVB (PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), dan PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. BIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh Mr. Syamsuddin. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. BIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1933 meski kalah dari VIJ Jakarta.
BIVB kemudian menghilang dan muncul dua perkumpulan lain yang juga diwarnai nasionalisme Indonesia yakni Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB). Pada tanggal 14 Maret 1933, kedua perkumpulan itu sepakat melakukan fusi dan lahirlah perkumpulan yang bernama Persib yang kemudian memilih Anwar St. Pamoentjak sebagai Ketua Umum. Klub-klub yang bergabung ke dalam Persib adalah SIAP, Soenda, Singgalang, Diana, Matahari, OVU, RAN, HBOM, JOP, MALTA, dan Merapi.
Persib kembali masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1934, dan kembali kalah dari VIJ Jakarta. Dua tahun kemudian Persib kembali masuk final dan menderita kekalahan dari Persis Solo. Baru pada tahun 1937, Persib berhasil menjadi juara kompetisi setelah di final membalas kekalahan atas Persis.
Di Bandung pada masa itu juga sudah berdiri perkumpulan sepak bola yang dimotori oleh orang-orang Belanda yakni Voetbal Bond Bandung & Omstreken (VBBO). Perkumpulan ini kerap memandang rendah Persib. Seolah-olah Persib merupakan perkumpulan "kelas dua". VBBO sering mengejek Persib. Maklumlah pertandingan-pertandingan yang dilangsungkan oleh Persib ketika itu sering dilakukan di pinggiran Bandung, seperti Tegallega dan Ciroyom. Masyarakat pun ketika itu lebih suka menyaksikan pertandingan yang digelar VBBO. Lokasi pertandingan memang di dalam Kota Bandung dan tentu dianggap lebih bergengsi, yaitu dua lapangan di pusat kota, UNI dan SIDOLIG.
Persib memenangkan "perang dingin" dan menjadi perkumpulan sepak bola satu-satunya bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Klub-klub yang tadinya bernaung di bawah VBBO seperti UNI dan SIDOLIG pun bergabung dengan Persib. Bahkan VBBO (sempat berganti menjadi PSBS sebagai suatu strategi) kemudian menyerahkan pula lapangan yang biasa mereka pergunakan untuk bertanding yakni Lapangan UNI, Lapangan SIDOLIG (kini Stadion Persib), dan Lapangan SPARTA (kini Stadion Siliwangi). Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung.
Ketika Indonesia jatuh ke tangan Jepang, kegiatan persepak bolaan yang dinaungi organisasi dihentikan dan organisasinya dibredel. Hal ini tidak hanya terjadi di Bandung melainkan juga di seluruh tanah air. Dengan sendirinya Persib mengalami masa vakum. Apalagi Pemerintah Kolonial Jepang pun mendirikan perkumpulan baru yang menaungi kegiatan olahraga ketika itu yakni Rengo Tai Iku Kai.
Tapi sebagai organisasi bernapaskan perjuangan, Persib tidak takluk begitu saja pada keinginan Jepang. Memang nama Persib secara resmi berganti dengan nama yang berbahasa Jepang tadi. Tapi semangat juang, tujuan dan misi Persib sebagai sarana perjuangan tidak berubah sedikitpun.
Pada masa Revolusi Fisik, setelah Indonesia merdeka, Persib kembali menunjukkan eksistensinya. Situasi dan kondisi saat itu memaksa Persib untuk tidak hanya eksis di Bandung. Melainkan tersebar di berbagai kota, sehingga ada Persib di Tasikmalaya, Persib di Sumedang, dan Persib di Yogyakarta. Pada masa itu prajurit-prajurit Siliwangi hijrah ke ibukota perjuangan Yogyakarta.
Baru tahun 1948 Persib kembali berdiri di Bandung, kota kelahiran yang kemudian membesarkannya. Rongrongan Belanda kembali datang, VBBO diupayakan hidup lagi oleh Belanda (NICA) meski dengan nama yang berbahasa Indonesia Persib sebagai bagian dari kekuatan perjuangan nasional tentu saja dengan sekuat tenaga berusaha menggagalkan upaya tersebut. Pada masa pendudukan NICA tersebut, Persib didirikan kembali atas usaha antara lain, dokter Musa, Munadi, H. Alexa, Rd. Sugeng dengan Ketua Munadi.
Perjuangan Persib rupanya berhasil, sehingga di Bandung hanya ada satu perkumpulan sepak bola yakni Persib yang dilandasi semangat nasionalisme. Untuk kepentingan pengelolaan organisasi, dekade 1950-an ini pun mencatat kejadian penting. Pada periode 1953-1957 itulah Persib mengakhiri masa pindah-pindah sekretariat. Wali Kota Bandung saat itu R. Enoch, membangun Sekretariat Persib di Cilentah. Sebelum akhirnya atas upaya R. Soendoro, Persib berhasil memiliki sekretariat Persib yang sampai sekarang berada di Jalan Gurame.
Pada masa itu, reputasi Persib sebagai salah satu jawara kompetisi perserikatan mulai dibangun. Selama kompetisi perserikatan, Persib tercatat pernah menjadi juara sebanyak empat kali yaitu pada tahun 1961, 1986, 1990, dan pada kompetisi terakhir pada tahun 1994. Selain itu Persib berhasil menjadi tim peringkat kedua pada tahun 1950, 1959, 1966, 1983, dan 1985.
Keperkasaan tim Persib yang dikomandoi Robby Darwis pada kompetisi perserikatan terakhir terus berlanjut dengan keberhasilan mereka merengkuh juara Liga Indonesia pertama pada tahun 1995. Persib yang saat itu tidak diperkuat pemain asing berhasil menembus dominasi tim tim eks galatama yang merajai babak penyisihan dan menempatkan tujuh tim di babak delapan besar. Persib akhirnya tampil menjadi juara setelah mengalahkan Petrokimia Putra melalui gol yang diciptakan oleh Sutiono Lamso pada menit ke-76.
Sayangnya setelah juara, prestasi Persib cenderung menurun. Puncaknya terjadi saat mereka hampir saja terdegradasi ke Divisi I pada tahun 2003. Beruntung, melalui drama babak playoff, tim berkostum biru-biru ini berhasil bertahan di Divisi Utama.
Sebagai tim yang dikenal baik, Persib juga dikenal sebagai klub yang sering menjadi penyumbang pemain ke tim nasional baik yunior maupun senior. Sederet nama seperti Risnandar Soendoro, Nandar Iskandar, Adeng Hudaya, Heri Kiswanto, Ajat Sudrajat, Yusuf Bachtiar, Dadang Kurnia, Robby Darwis, Budiman, Nur'alim, Yaris Riyadi hingga generasi Erik Setiawan dan Eka Ramdani merupakan sebagian pemain timnas hasil binaan Persib.Sampai saat ini Persib Bandung adalah tim Indonesia yang bisa di bilang paling dibanggakan oleh Indonesia karena prestasi dan kemampuannya.

Akhirnya setelah penantian selama kurang lebih 17 tahun, Persib Bandung akhirnya meraih satu trofi yaitu CELEBES CUP 2012 dengan mengalahkan Sriwijaya FC di final pada tanggal 04 November 2012 di Stadion Siliwangi dengan skor 1 - 0, Gelar ini tentu saja memberikan efek yang sangat baik untuk skuad persib bandung yang sebentar lagi akan dihadapkan pada kompetisi sesungguhnya yaitu Indonesian Super League (ISL), Kemenangan melawan Sriwijaya juga mengukuhkan Persib sebagai Juara CELEBES CUP 2012 setelah pada tahun 2011 Juara CELEBES CUP adalah Makassar United. Semoga pencapaian ini tidak menjadikan skuad Persib menjadi puas diri, ini merupakan sebuah awal dari perjalanan yang panjang musim 2012 nanti, semoga hasil yang begitu baik ini menjadi obat bagi para jutaan bobotoh yang telah menantikan sekian lama sebuah gelar. Kita doakan PERSIB BANDUNG MENJADI KAMPIUN ISL 2012. Amin :)

cerpen


Anak Malang Yang Mempunyai Bakat
                Seorang anak yang bernama Dika ,setiap pagi ia harus pergi mencari barang bekas untuk di jual, di saat di saat mencari bekas ia menemukan bola, di sore hari ia memainkan bola itu. Ke esokan harinya di saat ia sedang mencari barang bekas ia melihat sekumpulan anak-anak sedang bermain sepak bola, ia duduk sambil melihati anak-anak bermain bola, dan ada anak yang mendekati dika anak itu berkata”kamu mau ikut main?”dika menjawab”ya”dengan gembira saat bermain dika jarang mendapatkan bola, di saat ia mendapatkan bola ia bingung apa yang harus ia lakukan dan ada seorang anak berkata “tendang!!tendang!!” ia pun menendang bola itu dengan keras dan tidak terarah. Seusai bermain ia pulang dengan keadaan baju yang kotor dan membawa barang bekas yang sedikit, sesampainya di rumah ia di marahi oleh orang tuanya karna bajunya yang kotor ayahnya pun berkata” kamu habis dari mana? ” dengan suara yang keras dika pun menjawab” main bola pa “  “awas kalau kamu besok main bola lagi, sudah sana cepat mandi” dika pun langsung mandi d sumur.
          Ke esokan harinya di waktu pagi ia memainkan bola yang ia dapat di waktu memungut barang bekas, ia memaikan bola itu tak kenal lelah. Saat siang hari dika memungut barang bekas lagi, dia memungut barang bekas sampai ke stadion, dia memasuki stadion itu. Di dalam stadion ia melihat orang-orang yg sedang latihan dia mengamati orang yg sedang latihan. Saat malam ia menonton bola d tv. Saat pagi hari ia memainkan bola itu dan ia teringat apa yang di lihatnya saat di stadion, saat menonton tv ia coba mempelajari apa yang dia lihat. Dia pun lama-keamaan mulai bisa, sore hari ia pergi lagi ke stadion untuk melihat orang latihan ia mempelajari apa yang dia lihat se waktu dia mengamati orang yang sedang latihan.
          Pada kesokan harinya ia pergi ke tempat anak-anak yang sedang bermain. Dia duduk sambil melihat anak-anak yang sedang bermain dan berharap dia di ajak main, sudah lama ia duduk dia tidak di ajak main, akhirnya ia memutuskan untuk pulang di saat dia berdiri ada seorang anak berteriak “hey” dika pun langsung membalikkan badannya ternyata dia anak yang kemarin yang ngajak dika untuk main anak itu berkata” kamu anak yang kemarin ikut main kan “ dika pun menjawab “ iya, aku boleh ikut main lagi? “ boleh, nama kamu siapa? “tanya anak itu, dika menjawab “ dika “anak itu berkata “ kalau aku imron, kamu mainnya d striker ya? “ aku ga bisa main di striker aku bisanya d gelandang serang “jawab dika, imron berkata “ya udah kalau gitu aku mainnya di striker”. Saat bermain ada seorang bapa yang mengamati anak-anak bermain, bapa itu terpikau atas permainana dika. Se usai bermain bapa itu mendekati dika dan berkata “nama kamu siapa?” “dika pa” jawab dika “ perkenalkan nama bapa rahmad darmawan, bapa adalah petaih timnas U-10 tahun, kamu mau ga ikut bapa masuk timnas, kalau kamu mau besok bapa tunggu kamu di sini?”kata bapa “iya pa saya mau”. Saat di rumah dia memberitahukan kepada ayahnya “yah tadi aku main bola terus ada bapa-bapa namanya rahmad darmawa dia adalah pelatih timnas U-10 tahun aku di ajak sama bapa itu masuk timnas besok aku d suruh ke lapangan sama bapa itu” kata dika “kamu kan sudah ayah bilangin jangan bermain bola lagi”kata ayah “ tapi yah aku di ajak masuk timnas itu kesempatan yang baik”jawab dika “nak masuk timnas harus butuh uang banyak dari mana ayah mau dapat uang banyak kamu kan tau sendiri bapa ga punya pekerjaan, sudah cepat sana kamu mandi dan jangan berhayal kamu bisa masuk timnas”kata ayah
          Keesokan harinya saat sore hari bapa rahmad darmawan datang ke lapangan tempat dika main kemarin dan bertemu dengan imron “ anak yang kemarin yang namanya dika mana?” tanya pa rahmad “ ga tau” jawab imron “kamu tau ga rumahnya di mana?” tanya pa rahmad “tau pa”jawab dika “tolong antarin saya ke sana”kata pa rahmad. Sesampainya d rumah dika imron bertemu dengan dika “dik ada pa rahmad mau ketemu sama kamu”kata imron “ dika kenapa kamu ga ke lapangan, kamu ga mau masuk timnas?” tanya pa rahmad “ mau pa,tapi ayah saya ga ngijinin kalau saya masuk timnas beliau bilang masuk timnas prlu biaya “jawab dika “ ga masuk timnas ga peru biaya, malah kalau kamu masuk timnas kamu akan d gaji,soal beli sepatu bola ga usah di pikirin biar bapa yang beli”kata pa rahmad “yang bener pa?”tanya dika “ iya, mana ayah kamu?”tanya pa Rahmad “ada pa”jawab dika “cepat panggil ayah kamu biar bapa yang ngejelasin”kata pa rahmad, “yah ada pa rahmad yang pelatih timnas, mau ketemu bapa?”kata dika. Sesudah pa rahmad menjelaskan semuanya kepada ayah dika, ayah dika pun mengizinkan dika masuk timnas.
          Saat pertandingan antar negara d mulai tepatnya d london inggris. Indonesia menjadi juara. Seusai pertandingan dika mendapat tawaran bermain di manchester united junior. Dika berkata kepada pa rahmad “pa, saya mendapatkan tawaran bermain di manchester united junior, saya ingin menerima tawaran itu, tapi saya harus izin dulu kepada orang tua saya?”kata dika “udah kamu terima saja tawaran itu soal orang tua kamu biar bapa aja yang kasih tau” kata pa rahmad
          Akhirnya dika pun bermain di Manchester United dengan Ardho yang sama-sama dari Indonesia.

by created: Ardho Alberni Hidrian

sejarah manchester united

Tahun awal (1878–1945)


Tim Manchester United pada awal sesi 1905-06, yang pada saat itu menjadi juara dua di Divisi 2 dan terangkat.
Tim pertama kali dibentuk dengan nama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railwaiy F.C. pada 1878 sebagai tim karya Lancashire dan Yorkshire, stasiun kereta api di Newton Heath. Kaos tim berwarna hijau - emas. Mereka bermain di sebuah lapangan kecil di North Road, dekat stasiun kereta api Piccadilly Manchester selama lima belas tahun, sebelum pindah ke Bank Street di kota dekat Clayton pada 1893. Tim sudah memasuki kompetisi sepak bola tahun sebelumnya dan mulai memutuskan hubungannya dengan stasiun kereta api, menjadi perusahaan mandiri, mengangkat seorang sekretaris perkumpulan dan pengedropan "L&YR" dari nama mereka untuk menjadi Newton Heath F.C saja..
Tak lama kemudian, pada tahun 1902, tim nyaris bangkrut, dengan utang lebih dari £2500. Lapangan Bank Street mereka telah ditutup.[5]
Sebelum tim mereka bubar, mereka menerima investasi dari J. H. Davies[ket 1], direktur Manchester Breweries. Awalnya, seorang legenda tim, Harry Stafford, yang merupakan kapten tim, memamerkan anjing St. Bernardnya[ket 2], kemudian Davies memutuskan untuk membeli anjing itu. Stafford menolak, tetapi berhasil memengaruhi Davies untuk menannamkan modal pada tim dan menjadi chairman tim.[6] Diadakan rapat untuk mengganti nama perkumpulan. Manchester Central dan Manchester Celtic adalah nama yang diusulkan, sebelum Louis Rocca, seorang imigran muda asal Italia, berkata "Tuan-tuan, mengapa kita tidak menggunakan nama Manchester United?"[7] Nama ditetapkan dan Manchester United secara resmi eksis mulai 26 April 1902. Davies juga memutuskan untuk mengganti warna tim dan terpilihlah warna merah dan putih sebagai warna tim Manchester United.
Ernest Mangnall ditunjuk menjadi sekretaris klub menggantikan James West yang mengundurkan diri pada tanggal 28 September 1902. Mangnall bekerja keras untuk mengangkat tim ke Divisi Satu dan gagal pada upaya pertamanya, menempati urutan 5 Liga Divisi Dua. Mangnall memutuskan untuk menambah sejumlah pemain ke dalam klub dan merekrut pemain seperti Harry Moger, Dick Duckworth, dan John Picken, ada juga Charlie Roberts yang membuat dampak besar. Dia dibeli £750 dari Grimsby Town pada April 1904, dan membawa tim ke posisi tiga klasmen akhir musim 1903-1904.
Mereka kemudian berpromosi ke Divisi Satu setelah finis diurutan dua Divisi Dua musim 1905–06. Musim pertama mereka di Divisi Satu berakhir kurang baik, mereka menempati urutan 8 klasmen. Akhirnya mereka memenangkan gelar liga pertamanya pada tahun 1908. Manchester City sedang diselidiki karena menggaji pemain diatas regulasi yang ditetapkan FA. Mereka didenda £250 dan delapan belas pemain mereka dihukum tidak boleh bermain untuk mereka lagi. United dengan cepat mengambil kesempatan dari situasi ini, merekrut Billy Meredith dan Sandy Turnbull, dan lainnya. Pemain baru ini tidak boleh bermain dahulu sebelum tahun Baru 1907, akibat dari skors dari FA. Mereka mulai bermain pada musim 1907–08 dan United membidik gelar juara saat itu. Kemenangan 2–1 atas Sheffield United memulai kemenangan beruntun sepuluh kali United. Namun pada akhirnya, mereka tutup musim dengan keunggulan 9 poin dari rival mereka, Aston Villa.
Klub membutuhkan waktu dua tahun untuk membawa trofi lagi, mereka memenangkan trofi Liga Divisi Satu untuk kedua kalinya pada musim 1910–11. United pindah ke lapangan barunya Old Trafford. Mereka memainkan pertandingan pertamanya di Old Trafford pada tanggal 19 Februari 1910 melawan Liverpool, tetapi mereka kalah 4-3. Mereka tidak mendapat trofi lagi pada musim 1911–12, mereka tidak didukung oleh Mangnall lagi karena dia pindah ke Manchester City setelah 10 tahunnya bersama United. Setelah itu, mereka 41 tahun bermain tanpa memenangkan satu trofi pun.
United kembali terdegradasi pada tahun 1922 setelah sepuluh tahun bermain di Divisi Satu. Mereka naik divisi lagi tahun 1925, tetapi kesulitan untuk masuk jajaran papan atas liga Divisi Satu dan mereka turun divisi lagi pada tahun 1931. United meraih mencapaian terendah sepanjang sejarahnya yaitu posisi 20 klasemen Divisi Dua 1934. kekuatan mereka kembali ketika musim 1938–39.